Infotainment & Entertainment
Indeks

Viral Kejadian Misteri Dalam Boyolali, Sedang Emosi Keluar Sumpah Disambar Petir Langsung Jadi Kenyataan

HOOQ.ID – Kisah berkenaan kejadian misteri dekat Boyolali.

Saat sedang emosi keluar sumpah disambar petir, ternyata langsung jadi kenyataan.

Orang-orang dekat dukuh N, sebuah kampung dekat pelosok timur Boyolali, mungkin tidak perihal pernah melupakan peristiwa yang terjadi sekitar dua puluh empat tahun silam.

Baca Juga: Kisah misteri sekolah yang jadi sarang jin 1: Hampir setiap hari Selasa ada siswa yang kesurupan

Di mana 3 warga disambar petir.

Musibah itu selain menorehkan duka yang mendalam juga memberikan hikmah.

Lantaran itu kejadian tersebut mau tidak mau masih terus diceritakan kepada generasi berikutnya agar dijadikan pembelajaran.

Jangan sampai mengulangi kesalahan fatal yang sama.

Musibah tersebut terjadi dekat mangsa kasanga yang memang oleh masyarakat Jawa dikenali sebagai musim yang berhujan lagi berpetir.

Pagi dekat hari kejadian, langit tampak biru lagi cerah.

Baca Juga: Kisah misteri sekolah yang jadi sarang jin 2: Beredar kabar siswa yang kesurupan bisa diminta nomor togel

Warga dukuh yang kebanyakan adalah petani berangkat bekerja ke sawah.

Wajah-wajah mereka tampak semringah tatkala menyaksikan padi-padi mulai berbunga.

Mereka berharap semuanya perihal terus terkendali seperti itu sampai masa panen nanti.

Namun menjelang siang, dekat sebuah pematang sawah, Din lagi Har (nama samaran) justru bertengkar hebat.

Konon paman lagi keponakan itu adu mulut soal batas tanah sawah.

Sampai-sampai sehingga terbawa emosi, salah satu dekat antaranya bersumpah berani disambar petir sebagai pembuktian atas ucapannya.

Baca Juga: Kisah misteri sekolah yang jadi sarang jin 3: Winda marah saat aku bilang ia kesurupan hanya pura-pura

Tidak disangka oleh keduanya, sumpah itu langsung direspons pemilik langit, bumi lagi seisinya.

READ  Bongkar Semua Pengalaman Misteri Karmin Dapat Pesan Gaib Lampu Kilat Saat Berangkat Melayat Bersama Kakak Ala Desa Kembang

Tiba-tiba awan hitam berarak-arakan.

Hujan lebat seketika turun.

Dan tanpa basa-basi, petir menyambar keduanya.

Serta-merta keduanya terbakar. Roboh ke tanah lalu menjemput ajal.

Sedangkan keluarga, kerabat lagi tetangga dari Din lagi Har waswas menunggu dekat rumah.

Baca Juga: Kisah misteri Sartunah janda yang hidup kaya raya sehingga ……. punya suami jin

Mereka ingin menyusul ke sawah tetapi tidak bisa sehingga masih hujan lebat disertai petir.

Ditunggu-tunggu hingga sore, hujan tidak kunjung reda, akhirnya beberapa orang nekat pergi ke sawah menurut mencari tahu keberadaan keduanya.

Celakanya, dekat tengah perjalanan, petir kembali menyambar.

Salah satu dekat antara mereka merenggang nyawa.

Setelah hujan reda lagi petir telah menuntaskan murkanya, warga berduyun-duyun datang menolong.

Namun para tetua justru mengecam tindakan gegabah itu.

Baca Juga: Pengalaman misteri Karmin dapat pesan gaib lampu kilat saat berangkat melayat bersama kakak dekat desa Kembang

Para penolong itu dianggap tidak mengindahkan titi wanci.

Sehingga berakibat pada korban yang akhirnya tidak dapat diselamatkan.

Orang Jawa memang memiliki perhitungan waktu tertentu yang dijadikan acuan dalam setiap melangkah.

Seperti ketika orang hendak menikah maka diperlukan perhitungan tanggal pernikahan yang baik.

Begitu pula via waktu yang tepat dalam membangun rumah, memulai masa tanam, lagi malahan waktu yang tepat dalam menolong orang yang kena musibah. (Seperti dikisahkan Endang S. Sulistiya dekat Koran Merapi) *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *