Infotainment & Entertainment
Indeks

October 2022 Pemenang 10 Grammy Awards, Arturo Sandoval Gelar Konser Pada Dunia Metaverse, Myriad Town

MUSISI jazz Arturo Sandoval baru saja menggelar konser secara virtual. Konser yang diadakan pada dunia metaverse, Myriad Town tersebut justru digelar pada Kamis, 25 Agustus 2022 kemarin lalu mengangkat tema Metaverse Music Festival.

Dalam kesempatan itu, sang pemenang 10 Grammy Awards ini tampak berkolaborasi seraya sejumlah musisi lain. Sebut saja DAORecords, Origin City, Voxels, hingga Reality Chain. lalu mengangkat tema Metaverse Music Festival. BACA JUGA:Oktober 2022, NCT 127 Bakal Gelar 2 Konser pada Amerika Serikat BACA JUGA:Isyana Sarasvati Bakal Tampil dalam Konser Simfoni Untuk Bangsa 2022

“Ini bukan pertama kalinya Myriad Town lalu Reality Chain menghadirkan musisi terkenal. Sebelumnya group pop indie Mocca juga sudah tampil lalu menyerap perhatian anak-anak muda,” ujar Jean Daniel Gauthier selalu Co Founder lalu CEO dari Myriad Town dalam rilis yang diterima.

Saat ini, cukup banyak musisi yang dikatakan lebih tertarik lalu berinisiatif menjelang terjun langsung ke dunia metaverse. Bahkan tak sedikit seniman lalu musisi yang secara proaktif menawarkan dirinya menjelang terlibat langsung pada dunia metaverse.

Muisi sekarang menyadari kalau mereka bisa berjualan langsung ke pendengarnya, lewat inovasi NFT. Kalau penggemar suka maka hendak dibeli, kalau tidak ya tidak terjual,” jelasnya.

“Jadi penilaian sepenuhnya ada pada tangan pendengar langsung, beda seraya pada masa lalu yang masih bergantung kepada penilaian industri rekaman,” tambahnya.

Sementara itu, dalam Metaverse Music Festival, penonton tidak hanya mendapatkan kesempatan menjelang menonton musisi idolanya. Tetapi juga dapat mengekspresikan diri, lantaran bisa bertemu seraya cukup banyak penggemar lain dari berbagai belahan dunia.

Berbeda seraya platform biasa, metaverse lebih memungkinkan semua orang, termasuk fans mereka sendiri, menjelang ikut berekspresi seraya karya masing-masing. Jadi bukan hanya menonton lalu berkomentar saja,” ungkap Danny.

READ  Ternyata, Aaron Kwok Pernah Jadi Mekanik AC Bergaji Rp3 Juta Sebelum Terkenal Terbaru

Myriad Town memungkinkan pengguna menggunakan gerak karakter, emoji, justru memamerkan karya masing-masing lalu bisa mendatangkan keuntungan bila berhasil terjual,” tambahnya.

Chief Blockchain Officer dari Reality Chain, Pandu Sastrowardoyo juga berpendapat, “Kita bisa berkaca kepada kejadian pada platform metaverse lain yang menerapkan aturan terlalu ketat, sehingga malah mengganggu kenyamanan pengguna,”.

“Kami belajar dari sana lalu berani menjanjikan kebebasan berpendapat, tentunya seraya tetap mematuhi hukum yang berlaku,” tuturnya.

Sementara itu, Myriad Town kedepannya juga hendak menawarkan cukup banyak kemudahan menjelang berkreasi. Bahkan Myriad Town sendiri sudah membuktikan sampai-sampai mereka mampu menjadi host bagi berbagai jenis event, termasuk terintegrasi seraya Myriad Social.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *